Konflik Suriah, Sebuah Propaganda Besar dari Agenda yang Itu-itu Saja


Saya pusing dan sedih melihat sosial media belakangan ini, semua konflik yang terjadi di dunia dan Indonesia selalu dikaitkan dengan agama. Sunni-Syiah lah, anu-itu lah, dan sebagainya. Padahal kalau kita mau berpikir rasional, sebenarnya ujung-ujungnya bukan agama.

Bersyukur banyak yang udah melek Aleppo dengan buat hashtag '#SaveAllepo'. Tapi yang saya bingung kenapa kok pada dukung tentara pemberontak untuk menjatuhkan Assad sih. Kalo begitu ya sama aja kalian satu grup sama Israel, AS, Al-Qaeda dong... Yang perlu didoakan itu orang-orang yang tidak bersalah yang tidak pegang senjata dan tidak tahu apa-apa

Sebenarnya apa sih yang terjadi dan harus kita ketahui sebagai orang awam?

Singkatnya, Rusia yang udah lama bersahabat dengan keluarga Assad membangun investasi di Suriah, investasi apa? Ya ngga jauh2 dari minyak. (Silakan Baca Referensinya di Sini)

AS yang emang dari dulu pengin ambil itu karena menurut mereka tempatnya strategis, maka jaman Obama mereka masuk Suriah dan serang Rusia... tapi kalah. Karena udah terlanjur dan takut malu, maka mereka cari cara lain, gimana caranya? Ya propaganda besar-besaran  a la mereka lewat media. Zaman Obama, AS emang tidak pernah 'terlihat' terlibat secara langsung dalam sebuah perang, tapi Obama jual senjata ke negara Arab Saudi dan itulah satu-satunya legacy terbesar Obama (Baca Referensi). Pun dengan konflik Suriah ini... Israel, US, Arab buat propaganda besar supaya dunia ramai-ramai menyalahkan Assad, Russia, dsb.

Di Indonesia sebenarnya gampang buat propagandanya, tinggal bilang aja kalo Assad yang dibantu Iran itu seorang Syiah. Maka dibuatlah Assad-Syiah bantai penduduk Suriah.
(Wawancara Duta Besar RI di Suriah Soal Kejadian Sebenarnya).

Tapi sekarang Assad udah merebut kembali suriah dan tentara pemerintah udah mengungsikan warga sipil, semua bahagia.


Berdoa saja Suriah tetap aman, sekarang Israel/AS lagi kebakaran jenggot soalnya. Buat tambahan, di Twitter ada yang ngetwit kalau mau bertanya tentang konflik timur tengah bisa langsung akses di sini, dibahas tuntas di thread Kaskus.

Saat ini sebenarnya ada baiknya kita buat hashtag #SaveYemen benar2 kejam itu invasi Arab Saudi ke Yaman. Tapi ga ada media yang berkoar2 soal itu! Kenapa? Karena US dan Inggris ikut di situ! (Baca di Sini Kebohongan Media Barat, Sebagai Referensi).

Damailah Indonesiaku!

Kenapa saya mau capek2 nulis ini? Karena negara Indonesia orang2nya gampang diprovokasi soalnya jarang orang yang mau mencari informasi secara utuh. Contohnya, di sini kalo dukung Si X otomatis dibilang Komunis karena dia Cina. Padahal Cina dan Russia kuat ekonominya karena mereka dari tahun 80an menerapkan kapitalisme kok. Ada baiknya kalo sebar informasi sambil diimbangi dengan informasi lainnya dan logika yang murni. Saya mau semuanya damai.  Mengutip @revolutia, jangan memandang konflik dengan kacamata agama, coba pandang semua dengan sudut pandang ekonomi maka semuanya jelas. Bagi saya, tidak ada habisnya jika konflik dikaitkan dengan Agama, karena ajaran setiap agama belum tentu sama semua, bukannya damai malah berantem terus. It's all about economic, not religion!