(Movie Review) Fast & Furious 7 - Tidak Terlalu Bagus, Namun Terasa Manis!


Kematian Paul Walker adalah salah satu berita yang paling mengagetkan publik pada 30 November 2013 lalu. Bagaimana tidak, Walker tewas dalam sebuah kecelakaan mobil yang mana nama Walker sendiri melejit dari film kebut-kebutan mobil, Fast & Furious. Sebelum tewas, Walker telah bermain di 5 film Fast & Furious, dan sedang dalam proses syuting film Fast & Furious 7. Ya, kematian Paul adalah hal  besar dan menjadi tantangan tersendiri bai sutradara James Wan. Film yang awalnya direncanakan rilis pada tahun 2014 ini pun akhirnya harus rilis di tahun 2015. Lalu bagaimanakah hasilnya?

The Poster

Sebelum membaca lebih jauh, bila Kamu belum menonton saya sarankan Kamu untuk berhenti membaca review ini karena mungkin saja spoiler, tapi kalo Kamu tidak begitu peduli ya silakan lanjut membaca. Fast & Furious 6 ditutup dengan sebuah after-credit ending yang gila, dimana pada scene terakhir Fast & Furious 6 penonton diperkenalkan kepada seorang antagonis bernama Deckard Shaw yang diperankan si botak Jason Statham. Deckard Shaw adalah kakak dari Owen Shaw yang mati di film Fast & Furious 6, pada scene tersebut diperlihatkan dimana Deckard membunuh Han Lue, diperankan oleh Sun Kang yang sedang ada di Jepang sepeninggal kekasihnya. Jadi, pada dasarnya kejadian di ending film Fast 6 tersebut sebenarnya adalah kejadian dalam film Tokyo Drift! Well, bingung? Oke jadi singkatnya begini, susunan film Fast and Furious itu bukanlah 1-2-3-4-5-6-7, melainkan 1-2-4-5-6-3-7. Nah, jelas kan?

Intinya, cerita pada Furious 7 ini mengambil cerita setelah kejadian di film Tokyo Drift, atau setelah kejadian kecelakaan Han di Tokyo Drift, kalau Kamu malas menonton ulang Tokyo Drift secara keseluruhan. Bukan tugas yang mudah tentu saja bagi sutradara spesialis film horror, James Wan untuk mengerjakan film Furious 7 ini. Menyatukan jalinan plot cerita yang sudah terbentang, dan juga kematian Paul Walker adalah tantangan tersendiri bagi Wan. Saya rasa, kematian Paul sedikit banyak mengubah jalan cerita dan ending yang sebelumnya direncanakan di film Fast & Furious 7 ini. Bahkan saya merasakan sedikit perbedaan saat menonton film ketujuh ini. Seru memang, namun penuh nuansa gloomy. Seakan karakter-karakter yang baru bergabung, diluar geng Dominic Toretto hanya hadir sebagai penghias. Bukan, bukan berarti akting Nathalie Emmanuel (Ramsey), Kurt Russel, Jason Statham, dan lainnya itu tidak bagus. Hanya saja film ini seakan berjalan seperti collage  dari keseluruhan film Fast and Furious dari yang pertama, seakan sebagai film yang memang ditujukan sebagai sebuah penutup yang manis.

Hae, Mbak...

Film Fast and Furious 7, tidak terlalu bagus bagi saya, tidak ada ending yang spektakuler seperti dalam film Fast 6, misalnya. Kekecewaan yang cukup saya rasakan di fi film ini adalah sedikit bergesernya warna film ini yang justru banyak sekali menonjolkan aksi tembak-tembakan a la film action Jason Statham! Saya tidak senang akan hal itu, saat menonton Fast & Furious yang saya ingin lihat adalah aksi gila di jalanan! Ya walaupun aksi gila mobil di film ini tidak hanya dijalanan tapi justru itu juga yang membuat film ini tidak terlalu bagus bagi saya, dan justru terlihat sangat berlebihan.

Inilah yang Terjadi saat Jason Statham ditawarin main di Fast & Furious 7

Terlalu banyak action dalam film ini, dan hal itu tidak bagus. Coba lihat bagaimana karakter Dominic Toretto dan Deckard Shaw ditampilkan bagai Superman yang tidak bisa mati dengan pukulan, pukulan, dan bahkan saat telah jatuh dari tebing! Masih kurang? Film ini juga bakal menyajikan aksi final hancur-hancuran kota yang dilakukan oleh sebuah jet drone dan kemudian aksi heroik dari Dwayne ’The Rock’ Johnson yang menembaki helikopter dengan minigun raksasa! Saya kurang menyenangi pergeseran film ini, menonton Fast and Furious 7 saya seakan sedang menyaksikan sebuah film superhero dengan pemimpin utama adalah Dominic Toretto.

Apakah lantas kemudian film ini terlalu buruk untuk Kamu tonton? Tidak. Buat Kamu yang memang mengikuti film ini dari awal, Kamu harus menonton film ini. Bagi yang belum mengikuti film ini dari awal, maka Kamu harus mulai mengikutinya. Pada akhirnya, bagi saya film Fast and Furious 7 bukanlah film Fast and Furious yang bagus, namun film ini adalah film Fast and Furious paling menyentuh buat saya, penutup film ini begitu manis, bagi Kamu yang tumbuh bersama film ini saya rasa kamu akan menangis atau setidaknya keluar dari bioskop dengan mata sedikit memerah.