Apple Watch itu...


Perlu diingat tulisan ini dibuat berdasarkan apa yang saya lihat dari Apple Event 'Spring Forward' beberapa hari yang lalu dan menonton video-video impresi awal jurnalis yang telah mencoba Watch. Jadi, bukan berdasarkan pengalaman pemakaian seperti apa yang saya tulis tentang iPhone disini.

Kekecewaan terhadap Watch dimulai saat melihat harga yang begitu tinggi dan spesifikasi yang dipunyai. $10,000 adalah harga tertinggi dari Watch sementara harga untuk varian yang paling 'murah' adalah $349, atau kalo disini nanti mungkin sekitar 4-5juta rupiah. Mahal, tapi apakah sebanding?

Petinggi-petinggi Rolex, IWC, atau Patek Phillipe mungkin bakal bilang, 'huft, gitu doang? mending beli produk kita aja.'

Lalu kemudian apakah Watch ini adalah produk sampah? Nggak juga, orang2 tetap pada beli kok pada akhirnya, that's what credit cards are for. Juga, tampaknya ini memang strategi Apple itu sendiri, jadi dengan harga yang tinggi sekali tadi maka orang pasti akan berpikir bahwa Watch memang hanya dibuat untuk sekedar 'gaya-gayaan'. Apple wins. Saya rasa memang itu tujuan dari sebuah jam tangan kan? Untuk sekedar fashion, dan bisa mengesampingkan sebentar manfaat. Buat orang yang mau beli Watch hal ini tentu sah-sah saja asal kamu mampu bayar dan nggak memberatkan kamu setiap bulannya. Worth it? Yes, maybe.