(Movie Review) - Lone Survivor: Sebuah Film Perang yang Penuh Rasa Sakit

Operation Red Wings adalah operasi gabungan militer yang dilakukan tentara Amerika selama perang di Afghanistan (2001-sekarang) di Kabupaten Pech Provinsi Kunar di lereng sebuah gunung bernama Sawtalo Sar, sekitar 20 km sebelah barat dari ibukota Provinsi Kunar sekitar Asadabad, pada akhir Juni sampai pertengahan Juli 2005.

Operation Red Wings dimaksudkan untuk membubarkan aktivitas tentara anti-Koalisi yang banyak tersebar di daerah setempat, sehingga dapat memberikan kontribusi untuk stabilitas regional dan dengan demikian memfasilitasi pemilihan Parlemen Afghanistan yang dijadwalkan dilaksanakan pada September 2005. pada saat itu, aktivitas anti-Koalisi di wilayah tersebut dilakukan terutama oleh kelompok kecil yang dipimpin oleh seorang warga lokal dari Provinsi Nangarhar, Ahmad Shah, yang memiliki aspirasi Islam fundamentalis. Ia dan kelompok kecilnya itu menjadi sasaran utama operasi ini.

Lone Survivor Poster

Adalah Marcus Luttrel (Mark Wahlberg) seorang tentara anggota Navy SEAL AS yang ikut dalam operasi militer ini dengan misi menangkap Ahmad Shah (Yousuf Azami) yang tidak lain adalah pimpinan regu Taliban yang jahat dan sangat kejam. Operasi ini diawali dengan misi penyelidikan awal dengan menurunkan empat orang, yaitu Marcus, Murphy (Taylor Kitsch), Danny (Emile Hirsch), dan Axe (Ben Foster). Semuanya berjalan lancar, mereka dapat mencapai titik yang ditentukan dengan cepat dan bahkan dapat menemukan keberadaan Ahmad Shah yang tersembunyi di pedalaman Afghanistan.

Dalam Hukum Humaniter Internasional (atau Hukum Perang) ditentukan bahwa seorang tentara dilarang keras untuk melakukan tindakan, misalnya membunuh masyarakat sipil yang tidak bersenjata dan tidak melakukan perlawanan. Sekelompok gembala tiba-tiba hadir dan menemukan keberadaan empat orang anggota Navy SEAL ini. Keempat tentara ini kemudian terlibat perdebatan yang cukup panjang apakah akan membunuh para gembala ini dengan konsekuensi keberadaan mereka aman namun mereka terancam Hukum Humaniter Internasional, ataukah mereka melepaskan para gembala ini hidup-hidup namun konsekuensinya mereka akan melaporkan keberadaan para tentara kepada tentara-tentara Shah... setelah perdebatan yang panjang tadi akhirnya mereka mengambil keputusan  penting dengan melepas para gembala, namun gembala yang tidak tahu diri ini justru melaporkan keberadaan mereka. Di dalam situasi yang sangat buruk ini keadaan diperparah dengan radio komunikasi yang tidak berfungsi.

Shoot!
Film ini akan dibagi kedalam tiga bagian yang terlihat jelas, bagian pertama dihabiskan untuk perkenalan para karakter, bagian selanjutnya adalah inti dari film ini yaitu adegan peperangan yang sesungguhnya dan juga perjuangan para tentara ini untuk bertahan hidup dari kejaran tentara Taliban, dan 20 menit terakhir adalah bagian yang sedikit menurun temponya yaitu bagian yang menjadi titik akhir dari kisah ini. Film Lone Survivor ini adalah salah satu film perang yang membuat saya ikut meringis kesakitan melihat adegan-adegan yang dialami pemeran didalamnya. Bagaimana tidak, adegan baku tembak dilakukan dengan begitu realistik dan bahkan beberapa adegan penting yang menimbulkan kesakitan luar biasa di slow motion.

Peter Berg selaku sutradara menurut saya sangat cerdas dengan mencoba menggali buku yang menjadi latar belakang film ini dari sudut pandang perjuangan bertahan hidup keempat tentara, apabila Peter Berg menggali film ini berdasarkan karakter-karakter yang ada (bukan dari sisi bertahan hidupnya) saya rasa mungkin film ini akan amat membosankan untuk ditonton. Kalau mencoba mencari kelemahan dari film ini saya rasa mungkin efek dramatisirnya yang sedikit berlebihan, terlihat dari percakapan yang dilakukan oleh karakter yang ada saat sedang terjadi baku tembak intens dan entah mengapa saat mereka sedang "mengobrol" seakan baku tembak itu ikut berhenti... heuheuheu...

(Kiri ke Kanan): Axe, Daniel R. Healy, James Suh, Marcus Luttrell, Patton, Murphy

Jadi, kalau kamu adalah seorang pecinta film dan game perang atau orang-orang yang mengikuti tentang cerita-cerita konflik di Timur Tengah, Lone Survivor adalah film yang wajib Kamu tonton. Percayalah, film ini adalah sebuah film dari kisah nyata yang menurut saya sangat luar biasa bila membayangkan kesakitan-kesakitan yang dialami para tentara yang mencoba untuk bertahan hidup.