Hell Yeah! About Writing and Writership

Hell yeah! Selamat siang buat teman-teman sekalian. Semoga kalian selalu merasa bahagia dengan apapun yang kalian dapatkan sekarang. Aha! Apakah kalian merasa kurang ganteng hari ini? Engga apa-apa, itu normal yang penting kalian harus tetap bersyukur walaupun dengan wajah yang pas-pasan. Oke disini terlihat sekali bahwa orang yang menuliskan ini memang bener-bener enggak tau diri, padahal kan dia sama bulu keteknya Brad Pitt aja masih bagusan bulu ketek. Well okay walaupun sering dianggap mirip sama bulu ketek, seenggaknya gue enggak sejelek itu. Seenggaknya gue enggak berbentuk keriting dan berbau acem. Ngomongin bulu ketek, gue jadi inget waktu itu gue pernah ngeliat mas-mas botak yang jalan sendirian disebuah mall. Saat itu, pikiran gue langsung tertuju ke sebuah benda bulat yang bisa berputar di ketek atau sebutan lainnya “Deodorant”. Yep tepat banget, kepala mas-mas botak tadi mengingatkan gue kepada sebuah deodorant yang biasanya ada di dalem lemari gue. Busyet! Tadinya gue pengen pura-pura bego nanya ke dia, ‘mas, ini deodorant?’ tapi berhubung gue anaknya emang baik dan enggak mau menyakiti perasaan orang, maka gue batalkan niatan tadi.


***

Ummm oke deh, kayaknya enggak kerasa juga bentar lagi udah mau lebaran. Gimana nih ibadah puasa kalian? Many hole hole? (banyak yang bolong?). Dimalam yang tidak berbintang ini gue mau mencoba memberikan beberapa tips menulis buat kalian yang mau nyoba buat-buat tulisan (apapun itu, entah komedi atau yang serius). Terserah deh kalian mau nyoba ini atau enggak, tapi yang jelas disaat-saat mau menulis, gue biasanya melakukan “ritual” ini.

Oke
Cekidot!

  1. Diam dan Diam. Jangan berbicara! Jika ada orang yang bertanya kepada kalian, jawab aja seadanya dengan memberikan sedikit senyuman mungkin bisa lebih terlihat biasa. Walaupun mungkin, saat melakukan tahap diam ini akan ada orang yang beranggapan bahwa kalian lagi nahan boker, pokoknya jangan hiraukan anggapan itu. Kalau emang pengen boker yah boker aja! Ingat! Focus untuk melakukan ritual ini. Larry Hagman sering melakukan ritual diam ini setiap hari minggu, dan setelah hampir setahun melakukan ritual ini dia mengatakan bahwa ada sebuah pembelajaraan luar biasa tentang sebuah “self-awareness” atau tentang kesadaran terhadap diri. Sebenarnya ritual ini bertujuan untuk menghilangkan segala ke-egoisan kita, yang selalu menganggap bahwa segala yang kita katakan adalah hal yang teramat penting. Jangan sekali-sekali merasa bahwa semua yang kita inginkan harus kita tuliskan, dan membaginya kepada pembaca. Karena kadang kita hanya menulis buat diri kita sendiri, dan cukup kita yang tahu.
  2. Go Out! Yap! Pergilah keluar dan jadilah seorang pengamat kehidupan di dunia nyata. Duduk lah selama berjam-jam ditempat yang kalian anggap nyaman untuk duduk selama berjam-jam buat menghabiskan waktu, semisal sebuah coffe shop atau.. ditempat parkiran. Ya bener banget, gue biasa melakukan hal itu, duduk berjam-jam didalam mobil dan menjadi penghuni setia tempat parkiran, dengan satu tujuan: mengamati orang-orang yang lewat. Mungkin akan terlihat membosankan bagi kalian untuk melakukan ini, tapi ternyata tidak! Karena saat melakukan ini semua gue merasakan sebuah hal yang luar biasa. Dimana gue bisa mengamati dengan jeli orang-orang yang lewat didepan gue. Sepasang kekasih yang berjalan dengan saling menggenggam tangan, lalu seorang perempuan setengah baya yang jalan sambil megang BlackBerry sambil ketawa-ketawa kecil kayak orang gila (kasian dia), atau seorang pria yang berjalan sendirian dengan muka datar banget (kemungkinan besar dia jomblo), dan kadang gue melihat satu keluarga yang jalan berbarengan. Jangan lupa untuk mencatat setiap hal-hal kecil yang anda lihat didalam sebuah notes yang ada di hape. Kalau gue, emang terbiasa memparodikan setiap hal kecil yang gue lihat, mulai dari yang penting sampe yang engga penting sama sekali kemudian mencatatnya di notes hape. Buat kalian yang mau membuat sebuah cerita, hal ini sangat diperlukan untuk melatih memberikan sebuah deskriptif yang jelas kepada pembaca anda. Ingatlah! Seorang penulis kadang harus jujur dengan apa yang dilihat dan dirasakannya, maka jujur lah kepada pembaca anda dengan deskripsi tadi.
  3. Mood? Minggir Dulu Deh. Jujur, disaat sedang menuliskan ini mood gue emang lagi enggak bagus banget deh. Banyak hal ini itu yang mengganggu gue. Udah beberapa hari ini gue sulit banget untuk mejemin mata. Udah nyoba mejem eh taunya 5 menit lagi kebangun. Mungkin sedikit demi sedikit, masalah tidur ini menyiksa gue dan kadang ngebuat gue enggak on the mood banget. Tapi kalo gue nurutin ini terus, gue yakin enggak akan ada gunanya juga. Maka itu, walaupun mood emang lagi down, yah TETEP NULIS! Walaupun hasilnya jelek, kan nanti bisa diedit? Pokoknya tetap berkarya, karena cuman menulis satu-satunya karya seni yang bisa diedit dengan mudah. Kalau buat patung, idungnya mengot kan repot mau ngebenerinnya? Kalau sebuah tulisan, diwajibkan bagi penulisnya untuk membaca ulang dan menulis ulang karya mereka untuk mendapatkan sebuah karya tulis yang enak dibaca. Jangan biarkan pembaca kalian merasa bosan dengan tulisan kalian, walaupun kalian berada dalam kondisi kritis sekalipun. Ingat! Hiburlah mereka, para pembaca.. karena itulah tugas para penulis.
  4. Learn From The Master, Bukan Limbad. Oke, maksud gue belajarlah dari orang yang anda anggap expert dibidang tulis menulis ini. Banyaklah membaca buku, karena seorang penulis senior pernah berkata bahwa riwayat seorang penulis adalah riwayat seorang pembaca. Kalau gue terbiasa atau gue biasakan membaca buku-buku yang mengandung komedi seperti buku-bukunya Hilman Hariwijaya atau Raditya Dika. Selain mereka, gue juga senang membaca tulisan-tulisannya Dewi Lestari atau yang lebih dikenal di dunia sastra dengan nama Dee Lestari. Selain dari buku, tentu saja gue belajar dari film-film komedi. Jujur, gue lebih menyukai komedi kontemplatif seperti yang dibuat oleh mas Woody Allen (busyet berasa akrab banget deh kayaknya). Karena selesai menonton komedi yang seperti ini biasanya ada “something” yang gue dapatkan, bukan cuman sekedar ngakak doang, karena dengan komedi yang seperti ini kita bisa belajar untuk menertawakan sebuah kehidupan yang paling pahit sekalipun. Berbeda sekali dengan komedi yang dihadirkan oleh film-film semacam “Warkop DKI” oke, gue ngakak nonton film-filmnya warkop.. tapi apa? Menurut gue there is “ nothing” banget, ada satu rasa kurang puas dalam diri gue saat selesai menontonnya. Tapi walaupun gimanapun, gue sering atau bahkan bisa dikatakan “setia” menonton semua film warkop.
***

Well, oke deh itu tadi sekilas tips yang coba gue tuliskan buat kalian semua. Menulislah! Karena gue percaya, cara paling mudah untuk membuat semua orang mendengarkan kalian adalah dengan menuliskannya. Selain itu, bagi gue pribadi menuliskan sebuah komedi adalah suatu karya seni. Karena sebenarnya semua orang bisa aja menuliskan komen-komenan konyol di facebook, tapi untuk menyatukannya dalam bentuk tulisan? Itu yang agak susah, diperlukan latihan yang kontinyu untuk bisa menguasainya. Maka dari itu, gue mengatakan bahwa sebenarnya menulis adalah sebuah pekerjaan seni yang memerlukan latihan yang tidak sebentar . Dengan membuat sendiri setiap tulisan, mengumpulkan setiap remah ide menjadi bangunan utuh, kita bisa belajar banyak tentang proses, karena proses memberi kita kesalahan, dan pembelajaran. Menempa kita menjadi penulis yang lebih baik, lebih baik lagi, dan lebih baik lagi.

***

On a different issue, akhir-akhir ini gue merasakan sikap pesimis yang emang udah ada dari lahir, tiba-tiba mencuat lagi dari dalam diri gue. Dia muncul dengan tiba-tiba seperti kyuubinya Naruto. Dia muncul dan siap menghancurkan gue sang pemilik tubuh. Ya seperti biasanya gue merasakan sikap pesimistis yang besar tentang suatu hubungan special antara manusia, yang disebut “pacaran”.

“Buat apa kita menjalani hubungan special, bukankah setiap momen bisa menjadi special walaupun tanpa adanya hubungan itu?”
Lalu, dihati gue yang lain menjawab, “Karena kita butuh”..
Kemudian si hati satunya menjawab, “lalu setelah hubungan berakhir, bagaimana?”
“Bukankah kita memiliki telur itu? Sebuah kenangan manis yang kita habiskan bersamanya!”
Si hati satunya bertanya lagi, “Lalu? Mau kau apakan telur itu? Bukankah telur tadi cumin sekedar benda gak berguna? Bukankah suatu hubungan pada akhirnya akan turns into bullshit?"

Oke, gue menyerah dengan pertanyaan-pertanyaan tadi. Andaikan gue seorang naruto, mungkin gue akan merubah diri menjadi orang lain, yang seenggaknya gue anggap cukup sempurna.

Beberapa Jenis Spesies Cowok

Hello there! Wokeh gue balik lagi nih, udah berapa hari ini gue gak nulis. Well oke, sebenernya gak banyak yang gue lakukan selama beberapa hari belakangan ini. Entah kenapa gue ngerasa hidup gue flat banget, gitu-gitu aja. Apa ini emang sifat bawaan gue yang gak pernah merasa puas akan suatu hal? Yah mungkin ini kutukan deh buat gue. Gue sebenernya sangat senang menyelidiki berbagai pribadi manusia dan apa yang sedang ia rasakan sekarang. Misalnya aja waktu itu gue duduk dan mengamati mamas sebuah coffee shop, dan menurut gue itu hal yang luar biasa banget saat kita mengamati seseorang diluar sana. Mungkin aja kan mamas coffee shop itu baru diputusin pacarnya? Baru ditolak? Atau justru baru dilamar sama kekasihnya? Lha siapa yang tau coba? Huuuh itu hal yang luar biasa banget saat kita mulai mengamati dan meneliti seseorang diluar sana.. betapa absurdnya mereka, dan betapa absurdnya semesta ini.

Oke deh, capek juga nulisin kata-kata sok berat kayak barusan. BARUSAN GUE NULIS APAAN WOOOYY!!! Nah, masih berhubungan dengan itu kali ini gue akan coba menuliskan beberapa jenis spesies cowok dari hasil pengamatan Gilang Fardes Pratama yang maha ganteng dan maha seksi (hidungnya). Here goes!

1. Cowok Tajir. Adalah tipe cowok yang menjadi idaman para cewek, khusunya cewek-cewek matre ...dan KERE! Kenapa gue bilang idaman cewek matre dan cewek kere? Ya tentu aja dong, karena dalam pikiran mereka hanya ada duit dan duit tidak ada yang lainnya pokoknya duit (Cewek Matre ama TUYUL emang gak jauh beda, cuman bedanya kalo tuyul botak. Itu doang deh). Saat berpacaran dengan cewek (bukan cowok lho), sang cowok tajir pun bakalan rela ngeluarin duit berapa aja buat sang pacar, walaupun ujung-ujungnya dia bakalan ngemis lagi dirumah sama orang tuanya. Kasian mereka. Saran gue: 'kalo abis duit, kalian para cowok kaya/tajir coba deh cari kerja di cafe, tau yang namanya "Strip Tease" kan?'

2. Cowok Sensitif. Cowok kayak gini bakalan ngomong "IHHHH AAAHHHHH!!" kalo di sentuh (namanya juga sensitif). Oke, Cowok Sensitif emang gak jauh beda sama Cewek Menstruasi. Kalo menurut tulisan yang pernah gue baca sih, cowok tipe ini adalah cowok yang penuh pengertian kepada ceweknya. Misalnya, sang cewek lagi dapet dia bakalan ngomong: 'Ihh sayang.. Sakit yah lagi dapet? Tenang kok yang, aku tau banget rasanya. Aku dulu kan pernah juga'. Ini dia yang gue bingung, karena kadang kala cowok tipe ini sangatlah peka terhadap suatu hal yang sebenarnya biasa aja, dan gue juga kadang bingung: Mereka sebenarnya cowok atau cewek?

3. Cowok Pasrah. Dari namanya aja mungkin kita udah bisa menebak-nebak bagaimana sifat cowok di tipe ini. Cowok di tipe ini adalah tipe cowok yang cenderung menerima hal apa aja yang diomongin/diminta sang cewek, mereka akan sering berkata: "Ya sudahlah" dengan berbagai alasan salah satunya dia takut akan terjadi sesuatu yang buruk kalo dia ngomong "ya belumlah". Misal --> Cewek: 'Sayang.. kamu udah sunat belum??'
Cowok: 'Ya belumlah..'
Okay, buat para cowok yang belum sunat, sebaiknya jangan terlalu jujur, karena biasanya cewek akan males dengan yang masih "kuncup". Well balik lagi, tipe cowok nomer 3 ini mungkin akan melakukan apa aja demi para cewek, tapi hati-hati karena biasanya yang mereka lakukan itu cuman karena terpaksa dengan alasan gak mau nyari ribut sama sang cewek.

4. Cowok Gaul. Ini nih yang agak sulit ditebak, karena sebagai orang yang cupu gue gak mungkin bergaul dengan orang gaul yang gaulnya malem-malem dan biasanya berkumpul dengan orang gaul lainnya dan mereka saling gaul-mengauli (busyet deh!). Dalam hidup mereka gak ada istilah kesepian! walaupun mereka sedang tidak berpacar, mereka akan tetap happy karena mereka bisa ngumpul bareng teman-teman mereka yang jumlahnya ribuan (ini banyak amat?). Seperti kebanyakan anak gaul pada umumnya, pada malam minggu atau malam-malam lainnya mereka biasanya akan berkumpul dipinggir jalan dengan menempelkan badan mereka di mobil-mobil mewah milik mereka, dengan berbagai alasan. Kemudian selesai nongkrong-nongkrong dan pipis dipinggir jalan, mereka akan mengganti tempat tongkrongan mereka ke cafe-cafe. Pokoknya walaupun malem minggu tidak berpacar, mereka tetep keluar dan nongkrong-nongkrong bareng teman. Dalam tipe ini selain beroda empat, ada juga cowok gaul beroda dua dan juga cowok gaul bertitit dua (buset! ini spesies apaan?).

5. Cowok Fitness. Cowok tipe ini adalah tipe cowok yang akan ngondek kalo sehari aja enggak nge-gym. Gue gak tau kenapa, cowok di tipe ini terlalu terobsesi buat membentuk kotak di perut mereka. Mereka akan terobsesi mencetak badan seperti HULK! Bukan berarti ijo-ijo gitu lho.. Ah tau kan maksud gue? Masa sih gak tau? Tau ah pasti? Tau lah pasti? (oke, ini kenapa gue jadi kayak mbak-mbak PMS gini?). Anda bisa menemukan cowok-cowok tipe ini ditempat-tempat gym terdekat yang ada di kota anda, datang dan anda mungkin akan bertemu dengan mahluk-mahluk ini. Wokeh, kebanyakan cowok fitness memiliki dada busung, tapi mungkenye lutung. <-- Kayaknya besok gue bakalan dibunuh make barbel 50 kg nih. 6. Cowok Dongo. Nah akhirnya terakhir juga nih.. cowok tipe ini mungkin adalah tipe cowok yang paling kasian diantara cowok-cowok yang lainnya. Hidup mereka gak se"rame" cowok yang ada di tipe 1 ataupun 4. Biasanya mereka adalah tipe cowok yang sering keluar malem, tapi buat les (dan begonya, walaupun udah les sana-sini mereka tetep gak pinter-pinter). Begitu juga dalam masalah asmara, karena ke-dongo-an nya mereka biasanya menjadi mahluk tak berpacar malem minggu dan kalau begitu biasanya mereka akan merasa terluka melihat pasangan yang memamerkan hubungannya, kalau malem minggu yang mereka lakukan, kalau gak online sampe subuh, ya nemenin nyokap keluar. Mereka adalah tipe pemburu cinta, walaupun ujung-ujungnya pacaran cuman sehari atau ditolak cewek (ini karena ke-dongo-an mereka). Kemungkinan cowok dongo diterima cewek cuman ada 40%, 60%nya ya ditolak cewek. Alasan cewek yang mau menerima mereka cuman ada dua: 1) CEWEKNYA BUTA atau 2) CEWEKNYA JUGA DONGO.

***

Oke, ladies.. and guys.. or gays yang baca tulisan ini, jangan merasa tulisan ini dibuat untuk menjelek-jelekkan. Tulisan ini dibuat untuk sekedar menghiburdan membuka mata para cowok or cewek yang baru aja ditolak atau diputusin, kalau dunia itu gak sekecil titit semut. 

Nah Lho! Dibaca Deh..

Sebagai cowok gue mungkin gak terlalu jelek-jelek amat. Tapi mungkin bagi sebagian besar cewek yang pernah punya "hubungan" dengan gue, mungkin gue adalah sosok cowok yang dongo. Yah gapapa deh, walaupun gue dongo dan jomblo seenggaknya gue bukan homo.

Sebenernya gue males banget nulis-nulisin kisah pribadi gue di blog, kayak postingan yang ini, tapi postingan itu gue buat atas permintaan seorang temen yang katenye diye sih pengen ditulisin kedalam bentuk cerita yang bentuknya lebih "serius". Nah mangkanya deh gue oke-in aja. Post itu gak pernah gue tulis di notes facebook kayak yang biasa gue lakuin (nge-post di blog dan di notes fb). Alesannya simpel, karena gue gak pengen orang yang ada di cerita itu tau kalo kisah kita gue tuliskan atau komedikan di blog. Well, sebenernya tulisan itu juga komedinya dikit banget, gue tulis apa adanya aja. Mangkanya gue malu kalau dia membacanya.

But she did! Nah lho! Menurut gue sih kayaknya dia udah baca cerita itu. Yep! gue tau dia udah baca karena gue liat di blog's stats gue. Ternyata yang baca cerita itu lumayan banyak juga! Mampus deh gue..
Dongo banget gak sih gue?
Hah!
Gue cuman bisa ngomong, 'Yaaaaah mampus deh gue'..

***

Pelajaran buat kalian, JANGAN PERNAH MENULISKAN KISAH YANG BERSIFAT TERLALU PRIBADI DI DALAM BLOG.

Sebuah Surat

Tadi, pas buka buku-buku gue waktu kelas 1 SMA gue nemu sebuah puisi yang pernah gue buat.
Here for you, readers :

Andaikan mendapatkanmu semudah berhitung 1,2,3,4..
Andaikan mendapatkanmu semudah mengalikan 2x2..
Andaikan mendapatkanmu semudah menuliskan ini..
Namun, andaikan saja melupakanmu semudah melupakan tulisan ini..
Aku pasti akan bahagia sekarang..


Tapi,
Pada faktanya.. mendapatkanmu adalah sesulit mengerjakan soal trigonometri..
...dan melupakanmu pun jauh lebih sulit dari mengerjakan soal trigonometri..

(Ditulis Di Belakang Buku - sebuah cinta yang gak pernah gue katakan)

3 Tips Yang (Mungkin) Penting Banget

Selamat datang kembali! Salam super dan salam cinta dari gue! Mau peluk? Yak, gue tau kalian sangat berharap, tapi maaf gue lagi puasa. Oke gue gak mati dan gue masih hidup.Maafkan gue, karena akhir-akhir ini gue kebanyakan nulis tentang sesuatu yang agak "bencong". Ya gue tau itu sebenernya bukan gue banget, nulis-nulisin yang sedih-sedih itu bukan gue banget. Tapi kata orang,cara termudah buat nulis adalah menuliskan apa yang kalian rasakan, maka jadilah tulisan gue yang kemaren-kemaren bentuknya begitu. Kemaren-kemaren itu gue lagi susah konsentrasi. Lagi males ngapa-ngapain. Lagi males mikir berat. Itulah masa di mana gue lagi kehilangan semangat buat ngapa-ngapain. Bahkan buat ngeblog aja jadi berasa sebagai sebuah "pekerjaan". I feel uninspired.

...dan gue juga baru sadar ternyata puasa baru jalan 5 hari! Padahal pikir gue lebaran itu sebentar lagi loh, demit! Pikiran gue udah penuh dengan kue nastar dan putri salju, tapi lagi-lagi gue sadar ternyata LEBARAN ITU MASIH LAMA WOYY!

Oke..
Karena ini bulan puasa,dan MASIH HARI KELIMA. Maka kali ini gue bakalan menuliskan beberapa tips buat kalian yang (mungkin) bisa membantu kalian selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan ini. Mantap! Cekidot!

  • Makan Sahur Yang Bener, Saat sahur, setelah bangun tidur, dan membersihkan sisa belek yang menempel makanlah makanan yang lengkap. Usahakan perbanyak sayur dan buah, kalau anda anak kos dan sulit untuk mendapatkan sayur dan buah usahakan meminta kepada kawan dikamar sebelah, atau kalau tidak ada juga usahakan mengambil mangga yang menggantung dirumah tetangga sebelah. Konsekuensinya: 1) Anda berhasil atau 2)Anda berlebaran dengan wajah membiru. Jangan pernah makan makanan yang tidak mengandung cukup karbohidrat. Karbohidrat disini yang dimaksud bukanlah mi instan, tapi anda bisa mendapatkan sumber karbohidrat kompleks dari nasi atau kentang yang bisa kalian olah. Selain karbohidrat, mungkin kalian bisa menambahkan buah-buahan seperti apel atau pir, yang sebaiknya dimakan beserta kulitnya (saran dari gue: jangan pernah makan buah DUREN besertakulit-kulitnya! pokoknya JANGAN!). Menjelang sirene (baca: imsak) berbunyi, jangan lupa minum susunya deh, buat kalian yang sulit mendapatkan susu konon katanya air tajin bisa menggantikan susu lho.

  • Jalanin Ibadah Yang Bener, Kata orang.. kalo puasa, biar gak kerasa yah tiduran aja dirumah. Oke, gue pernah nyoba saran yang begituan, gue tidur dari abis sahur sampai jam 10 siang, bangun bentar terus tidur lagi dari jam 2 siang sampe jam 5 sore. Gak kerasa sih gak kerasa, tapi yang ada justru badan gue pegel-pegel semua. Menurut gue,tidur memang disarankan, tapi inget JANGAN KEBANYAKAN. Oh iya satu hal lagi dari gue JANGAN PERNAH TIDUR BARENG PACAR pas lagi puasa! Pokoknya jangan deh dijamin batal lho puasanya (buat adik-adik yang baca tulisan ini, sebaiknya kalian gak perlu tau tidur bareng pacar itu gimana. Oke? Bagus!). Jangan lupa ibadah, ini bulan suci lho. Beribadah lah sebanyak-banyaknya untuk menabung pahala di hari akhir nanti, siapa tau kan besok kita sudah..... dan yang paling penting, salah satu sunah wudhu adalah kumur-kumur lho. Dulu waktu gue SMP sesi yang paling lama saat berwudhu adalah pas kumur-kumurnya. Kalo kalian mau, kalian bisa coba deh ambil wudhu pake sirup melon biar tambah seger.. atau sedikit variasi: ambil wudhu make kuah rendang. Buat kalian yang seneng maen game juga boleh deh maen game, asalkan maen game-nya jangan sambil makan batagor yah! Dijamin batal deh! Percaya deh..

  • Berbukalah Dengan Yang Bener, Kata orang berbuka puasa adalah ajang balas dendam dari perut yang merintih kelaperan. Tapi satu hal yang perlu diingat, berbuka puasa jangan kebanyakan atau kalian gak akan bisa gerak karena tuh perut udah penuh dengan kolak pisak ...dan kawan-kawan, ingat! Jangan pernah langsung meminum coca cola saat berbuka puasa, saya tahu memang menyegarkan tapi efeknya: Jeritan "AH, SEGEEER!" mungkin bisa berubah menjadi jeritan "AH, MENCREEET!" didalem WC. Sekali lagi bulan puasa harus dijalani dengan penuh rasa syukur. Walaupun di meja makan hanya ada kolak pisang, dan anda tahu pisangnya itu sekeras sandal jepit tapi anda tidak boleh lah mengeluh, karena eh karena keinginan anda tadi hanyalah hawa nafsu belaka dan kata bang oma, orang yang menuruti hawa nafsu adalah temannya sayton! Kalian percaya bang oma? Atau kalian justru percaya anaknya? Ataukah anda tidak percaya keduanya? Apakah benar dia berpacaran dengan Cathy Sharon? Apakah kalian tahu ada berapa helai bulu dadanya? Oke gak penting. Pokoknya inti dari segala isi di nomer 3 ini adalah: Jangan pernah mengawali buka puasa dengan minum coca cola, mungin kalian bisa menggantinya dengan sprite + duren kalo emang nekat.

Oke sekian dulu info yang menurut gue teramat penting ini, gue harap kita semua bisa menjalankan ibadah puasa bulan ini dengan baik serta kita juga bisa menabung pahala di bulan ini… dan juga buat kalian yang emang udah niat banget, kita juga bisa memperbanyak koleksi sepatu di bulan ini. Tau yang namanya “tarawih” kan? Nah itu dia kawan, seenggaknya ada 2 kesempatan dalam seminggu untuk memperbanyak koleksi sepatu kalian (khusus yang cowok tentu saja). Kalau kalian para cewek emang niat benget, boleh juga kok ikutan sholat jum’at.

Well..
Buat adik-adik yang baca, jangan pernah niru mas ganteng ini yahh.. Tulisan diatas cuman sekedar komedi, inget.. kalau niat puasanya gak bagus dosa lho.

Akhirnya, Cerita Ini..

Menurut gue, jatuh cinta adalah hal yang paling gila dalam hidup ini. Liat aja deh fenomenanya, ketika seorang sedang jatuh cinta atau bahkan mencintai seseorang, maka ia akan rela melakukan apa aja demi orang tersebut.. mereka bakalan rela cuman makan telur demi membelikan ayam goreng buat si "ehem" yang dikagumi atau dicintai, mereka rela diet cuman buat keliatan menarik didepan si "ehem", mereka jadi rajin sholat, jadi rajin menggombal, atau bahkan buat yang jarang mandi akan rajin mandi seenggaknya 1 kali sehari demi sang wanita yang diharapkan.

Gue sendiri sebenernya gak terlalu mikirin atau bahkan perduli tentang fenomena jatuh cinta yang terjadi di sekeliling gue. Tapi.. yah semuanya berubah, saat waktu itu gue suka atau bahkan cinta mati dengan seorang wanita di SMP gue. Yang bahkan di umur itu gue gak tau gimana caranya buat ngedeketin si dia, walaupun gue dongo, tapi gue bukan homo. Disaat temen-temen SMP gue yang lain udah berpacaran, gue tetep gak ngerti gimana caranya pedekate sama cewek (umur gue waktu itu baru 13 tahun). Terserah deh kalian mau bilang gue telat puber atau apa, tapi yang gue tau waktu itu gue suka sama cewek itu dan gue cuman bisa nyanyiin lagu-lagu sedih dikamar mandi sambil terus membayangkan wajahnya, dan bodohnya waktu itu gue terus berharap hanya dengan membayangkan wajahnya yang cantik tanpa pernah melakukan sebuah pedekate sekalipun, alesannya simpel: karena gue emang gak ngerti gimana caranya. You see, gue emang dari dulu udah dongo soal masalah jatuh cinta.

Saat masuk SMA gue juga pernah suka dengan cewek satu kelas gue. Ini terjadi saat gue masih kelas 1 SMA. Gue suka dia karena dia seorang cewek (tentu dong, gue normal kok), dia cantik, rambut hitam dan panjang, hidungnya mancung (beda banget sama gue yang lobang idungnya aja segede colokan listrik), dan dia baik (dalam artian bukan cewek yang suka gaul gak jelas). Saat itu gue melakukan sebuah pedekate yang tentu saja berbeda sekali dengan saat gue masih SMP dulu. Kalo pas SMP dulu gue gak tau bagaimana caranya melakukan sebuah pendekatan, pada masa SMA ini gue mulai tau sedikit bagaimana caranya pedekate walaupun masih dalam taraf cemen. Walaupun ujung-ujungnya GAGAL juga.

Pengalaman cinta gue gak berhenti sampai disitu deh, saat kelas 2 SMA gue juga pernah suka sama seorang cewek dikelas yang menurut gue cantik sekali dan manis sekali dan cewek sekali (yaiyalah, gue gak jatuh cinta sama mas-mas woy!). Entah apa namanya, tapi saat melihat cewek ini pertama kalinya dikelas, yang ada dipikiran gue adalah, dia cantik, dan suatu saat nanti gue harus dapetin dia sebagai pacar gue (beh, gue serasa jadi lagi maen di sinetron gini). Yah lagian kan gak ada salahnya juga gue suka sama dia. Waktu itu dia udah punya pacar, dan untung aja dia pacaran sama seorang cowok (ini menandakan dia bukan lesbian). Sebagai cowok yang setia atau dengan kata lain cowok yang gak laku, gue terus menunggu cinta dari seorang yang bernama Sinta ini. Yahh sebagai jomblo gue mungkin adalah tipe jomblo murahan yang selalu mengemis cinta orang lain.

Suatu hari sekitar  5 bulan lewat setelah gue mengenal dia untuk pertama kalinya, gue merasakan hal dimana kita benar-benar jatuh hati kepada seorang wanita. Saat itu dia single dan gue pikir itulah saatnya gue membangunkan kembali mimpi-mimpi gue yang sempat tertidur lama untuk mendapatkan dirinya. Saat itulah gue mulai berani melakukan sebuah pendekatan yang intensif kepada dia, saat itu semester awal kelas 3 belum dimulai. Pendekatan yang gue lakukan pada awalnya hanyalah sebuah pendekatan biasa yang gue pun tetep gak yakin apakah dia mau sama gue atau enggak. Dengan segala yang gue bisa gue lakukan buat dia, gue berusaha membuat dia selalu tertawa, gue berusaha untuk menyanggupi permintaan tolongnya, apapun bentuknya, gue selalu berusaha agar dia bahagia dan tau kalau gue cinta mati sama dia.

Ironisnya dia gak pernah tau kalo semua yang gue lakukan sebenernya buat dia, gak jarang sikap altruistic kayak gini ngebunuh gue perlahan-lahan. Suatu hari, gue rela ikut bimbingan belajar cuman gara-gara Sinta, padahal gue tau ditempat itu yang ngajar adalah sekumpulan mas-mas atau embak-embak yang “dipaksa” mengajar, bukannya mau membuat kami para murid mengerti dengan subjek yang diajarkan.  Seperti yang kalian tau, gue bukan tipe pelajar seperti itu, gue bukanlah tipe orang yang bisa mengerti sesuatu dalam satu kilatan cahaya, gue benci menjadi seperti itu, menurut gue kalo belajar itu gak perlu terlalu terburu-buru, karena gue biasanya aja belajar santai sambil ngemil momogi keju.

Waktu itu liburan sekolah, dan gue sangat kehilangan sosok dia. Dia pergi liburan kerumah sodaranya yang ada di pulau lain. Saat itu kayaknya gue ngerasa kangen sama dia, sama wajahnya yang imut-imut atau bisa berubah amit-amit kalo lagi marah. Gue rindu dengan suaranya yang merdu dan agak mendesah (oke, jangan ngeres). Ya mungkin ini deh yang namanya cinta sama seseorang, atau lebih tepatnya “ngarep” seseorang. Saat itu seperti biasanya gue pergi maen sama kawan-kawan gue yang lainnnya entah itu pergi nonton atau karokean bareng, pokoknya ngumpul deh (maklum deh masih SMA, masih labil). Tapi gue merasakan satu yang kurang.. gue gak bisa merasa deket dengan santi, karena dia masih berada di pulau lain. Banyak hal deh yang gue lakuin selama liburan itu, dan salah satunya ya keluar bareng kawan-kawan gue, dan dia? Hampir 2 minggu kami gak ketemu secara langsung.. dan mungkin dalam 2 minggu itulah justru gue merasa dekat dengan dia, hampir setiap malam gue cari alasan yang bagus cuman buat bisa sms dia gue selalu buat tulisan-tulisan lucu agar dia yang berada dijauh sana bisa tertawa bersama tulisan gue, dan biasanya selesai mem-post tulisan di blog atau di notes facebook, gue akan langsung kirimin dia sms, Hey bro! Gue buat tulisan baru tuh, baca deh hehe’ dan biasanya setelah ngirimin sms kayak gitu, pembicaraan kami d isms pun lanjut entah kemana, mulai dari membicarakan hal-hal penting sampai yang sama sekali gak penting kayak: ’Ehh, tau gak? Adek gue itu kadang-kadang suka nyumput dilemari gue loh.. tempat kolor-kolor gitu’.

Hari demi hari gue lalui dengan satu tujuan bulat: MENDAPATKAN CINTANYA SINTA. Seperti biasanya saat kau mulai mendekati seseorang, maka gossip-pun akan berkembang inilah-itulah, semua orang seakan-akan berkicau tentang hal-hal yang sebenernya belum tentu kebenarannya. Tapi gak tau kenapa kalau digosipin kayak gini gue ngerasa jadi mirip kayak sosoknya Mas Ariel deh, bedanya kalo ariel bisa tidur sama 33 wanita, nah kalo gue, mau pacaran ama 1 cewek aja susahnya minta ampun. Gue berpikir mungkin gue harus bisa maen gitar atau seenggaknya punya rambut belah tengah kayak ariel supaya bisa dapet pacar, bukan tidur dengan pacar. Ada satu momen sebelum liburan berakhir, yang sangat gue ingat yaitu saat gue dan teman-teman yang lainnya melakukan sebuah kegiatan buat orang lain.. saat itu gue dan sinta merasa sangat dekat, oke gue gak tau apakah sinta juga merasakan hal ini tapi yang jelas, waktu itu gue merasa senang sekali bisa sedekat itu dengan dia. Disebuah tempat belanja, saat itu gue jalan berdua sama dia dan pembicaraan yang paling gue ingat adalah saat gue dan dia diem-diem ngomongin mas-mas yang kita liat lagi pacaran disebuah tempat duduk yang berada didepan toilet! Faktanya, sampe sekarang pun gue masih inget semuanya bahkan gue pernah mengatakan kalimat-kalimat tolol yang terucap secara spontan kayak, “Lha! Ini jagung kayak makanan burung dara deh, tapi rasanya enak, secara kan gue suka banget keju”

Semesta bergerak dengan kecepatan yang gak terkira-kira, entah udah berapa lama gue pedekate sama dia, kalo gak salah sih udah 2 bulanan deh, dan gue pun mulai berani mengajak dia keluar berdua untuk pertama kalinya, dan GAGAL. Gagal dalem artian kita gak pernah keluar berdua aja, selalu ada temen yang ikut, walaupun sebenernya gue berduaan dengan dia didalem mobil, dan itu cukup amat sangat membuat gue seneng banget. Saat pertama kali sms dia untuk ngajak keluar lo tau rasanya gimana? Sumpah deh saat sms itu terkirim gue seakan-akan pengen buang tuh hape kedalem kloset, gue gak berani buka jawaban sms dari dia, takut aja dia langsung marah, atau takut juga kalo dia jawab “enggak” ke gue.

Tarik ulur hubungan terjadi saat gue pedekate dengan cewek cantik ini, sampe suatu saat ketika gue tau kalo dia udah tau perasaan gue ke dia, gue berpikir kalo gue harus nembak dia buat menyatakan perasaan gue secara langsung ke dia, gue gak mau lah dibilang cowok bencong yang gak berani nembak cewek. Sebelum melakukan penembakan gue sempet nulis di status facebook gue “Semesta, telanlah aku bulat-bulat malem ini”. Seperti biasanya kalo mau ngajak dia keluar gue harus sms dia. Seperti biasa pula gue nunggu didepan gang rumahnya. Seperti biasa pula gue merasa canggung kalo berdua sama dia didalem mobil. Dan seperti biasa pula gue melihat dia sebagai sosok terindah walaupun gue ngeliat wajahnya ditengah keredupan lampu malem. Seperti biasa pula gue sms dia: ”Gue udah di depan gang nih”. Seperti biasa pula dia bales: ”tunggu bentar..” Ahhh gue inget banget saat pertama kali gue ngajak dia keluar berdua, rasa deg-degannya rasa canggungnya semuanya jadi satu dan kalo gue gak kuat, mungkin gue bisa aja lari-lari dijalan sambil lidah ngejulur buat ngilangin rasa herpes nerpes yang gue rasakan. Saat berdua dengannya gue rasakan sesuatu yang beda, gue yang tadinya suka ngelucu tiba-tiba jadi gak lucu lagi, gak jarang lelucon yang gue kasih ke dia terkesan jayus atau norak. Oke balik lagi, waktu itu Sinta make baju warna biru tanpa lengan (bukan tank top lho) dan juga sebuah syal yang dikalungkan di leher, yang terpikir di kepala gue saat itu adalah: Dia terlihat sempurna. Beda banget sama gue, gue cuman make kaos kerah dengan celana jins gembel kesayangan gue, dan tentu juga dengan muka gembel yang emang gak bisa lepas.

Gue: ‘Sin.. umm gimana kalo kita pacaran aja..’ (Semesta! Telanlah aku selagi bisa!)
Dia: ’HAH? Ehhh… Apaan?’
Gue: ’Iyaaa itu loh.. Gue jadi “ehem” elo.. Ngerti kan?’
Dia: …….
…………………………………………………………………….
…………………………………………………………………….
…………………………………………………………………….
…………………………………………………………………….
…………………………………………………………………….
…………………………………………………………………….
…………………………………………………………………….

…dan butuh waktu 30 menit buat gue dan dia dalam membicarakan hal ini, dan kesimpulan yang gue dapatkan adalah: Friends Will Be Friends. Yak! Gue ditolak, dan gue hancur.. Besoknya tepat diawal bulan Agustus gue mencoba mengumpulkan serpihan-serpihan hati gue untuk diberikan kepada orang lain.. sebuah cinta yang lain tentu saja.. dan gue gagal. Bahkan sampai saat tulisan ini dibuat, gue tetep inget itu semua, semua tulisan yang gue buat, dan semua jokes yang pernah gue kasih ke dia cuman agar dia bisa ketawa, dan membuat dia suka sama gue. Terimakasih, SINTA. We remain as a best friend now, walaupun sebenernya gue masih suka setengah mati sama dia.. sekali lagi terimakasih maaf pernah membuatmu menangis waktu itu. MAAF..

Sekarang gue berpikir, mungkin gue salah waktu nembak dia. Mungkin gue harus make topeng Justin Bieber yang dia idolakan itu. Yah gue yakin gue bisa diterima waktu itu andaikan gue make topeng Justin Bieber..  Kemudian, saat sadar orang dibalik topeng adalah gue, mungkin gue akan bilang: 'Sudah terlambat sayangku! HAHA kau terjebak!' (lah ini ekstrim banget kalo gue sampe kayak gitu). Mungkin muka gue gak bakalan bisa berubah menjadi Justin Bieber, begitupun rasa cinta gue sama wanita ini.. masih belum tergantikan, dan sulit untuk dilupakan.

What I Learned From What I Watched

Saat menuliskan ini saya sedang asik-asiknya mempelajari jokes-jokes nya Woody Allen yang ada di film Annie Hall. Menurut saya, Allen membuat saya lebih pesimis. Saya baru-baru ini gagal dalam sebuah hubungan yang mungkin menurut saya bisa terwujud indah.. dan ingatan saya pun kembali ke hubungan-hubungan saya yang dulu yang juga bisa dikatakan gagal. Semakin sering saya gagal/putus, semakin saya berpikir Woody Allen benar.

Selama itu pula saya berpikir bahwa, jangan-jangan manusia memang di-design untuk sangat struggle di bidang pacaran (berbeda jenis, tentu saja). Memang chemicals di otak manusia membuat ini semua jadi susah, dan entah dengan cara seperti apa pun hubungan yang sangat sempurna pun pasti bisa turns into bullshit.

Sebenernya saya gak terlalu menyukai film drama cinta, tapi hal itu berubah ketika saya menonton film Annie Hall beberapa tahun yang lalu tapi sekarang saya tidak tahu lagi dimana kaset dvd-nya. Dalam film itu saya mendapati bahwa Woody Allen adalah orang yang punya pandangan sangat pesimis dalam hal love and universe. Ada salah satu jokes penutupnya yang amat saya ingat di film itu, melalui voice over karakternya Allen mengatakan: “I thought of that old joke. This guy goes to a psychiatrist and says, ‘Doc, my brother’s crazy. He thinks he’s a chicken.’ And the doctor says, ‘Well, why don’t you turn him in?’ And the guy says, ‘I would, but I need the eggs.’ Well, I guess that’s pretty much now how I feel about relationships. They’re totally irrational and crazy and absurd and . . . but I guess we keep going through it because most of us need the eggs.”

Yang kira-kira maksudnya adalah, dengan komentar terakhir ini, Alvy (Woody Allen) menyimpulkan bahwa tidak ada yang bisa dia lakukan untuk mencegah perpisahannya dengan Annie. Alvy tidak percaya jika ada yang mengatakan bahwa hubungan yang telah berakhir itu tidak berarti apa-apa lagi. Dia masih memiliki "telur" (kenangan yang ia habiskan bersama dengan Annie).

***

Tampaknya, saya semakin pesimis tentang sebuah hubungan yang spesial (dalam konteks berbeda lawan jenis, tentu saja). Mungkinkah saya telah berubah menjadi seorang yang tidak peduli lagi dengan hal seperti itu? Atau saya rasa saya telah menjadi seperti seorang Ryan Bingham dalam film Up In The Air, yang selalu memandang skeptis tentang suatu hubungan yang "spesial". Dalam film, Ryan Bingham adalah seorang cowok metroseksual yang bisa saja bercinta dengan wanita ini-itu, tapi dia terlalu takut untuk sesuatu yang serius (pernikahan). Ia mengatakan: Bukankah kita lahir dalam keadaan sendirian? lalu saat tua pun kita akan mati di panti jompo, iya kan? lalu buat apa kita berpasangan? bukankah kita mati sendirian? ..atau kau kesepian? pergilah ke stasiun, bukankah disana banyak orang yang bisa kau ajak ngobrol? lalu apa lagi?

Sedikit banyak saya setuju dengan apa yang dia ucapkan tadi.. tapi disatu sisi saya benci menjadi sendirian.


Belajarlah Dari Film Kartun!

Saat menulis ini gue sedang duduk dan diam sambil menikmati coffee mix, seperti yang biasanya gue lakukan kalo malem. Duduk diem diruang tengah disaat yang hidup tinggal lampu dimana gue duduk saat ini dan juga cuman ditemenin suara kipas angin. Entah apa hubungannya antara malem dan perasaan, pokoknya kalo malem-malem kayak gini gue merasa sedikit mellow atau mungkin ngerasa agak bencong kali yah.

...dan gue baru aja  selesai nonton Toy Story 3 (untuk yang kesekian kalinya). Seperti lazimnya saat menonton film Pixar yang lain, gue selalu punya keyakinan yang tinggi bahwa gue pasti akan tergugah dan terbawa dengan jalan cerita yang disajikan. Wajar aja dong, karena reputasi Pixar dalam membawa perasaan penonton kejalan ceritanya sudah diakui. Berbeda dengan film-film kartun buatan Dreamworks atau yang lainnya. Menurut gue ada "something" yang bisa kita dapatkan saat kita selesai menonton film kartunnya Pixar.

Tapi kalau kita nonton film kartun di bioskop, tentu aja banyak anak kecil didalemnya, dan itu juga yang gue males. Karena eh karena kalau banyak anak kecil pasti berisik banget. Seperti yang gue sering bilang Children are a kind of monster. Mereka bisa aja mengeluarkan statement-statement gak penting saat menonton film, misal salah seorang anak duduk nonton dengan temannya:

Anak 1: 'Loh kok mainannya gak ngerasa pusing sih? Kan kepalanya dijenturin gitu?'

Anak 2: 'Dia beli Panadol kali'

Oke mungkin dalam pembicaraan diatas kita bisa simpulkan bahwa justru "Anak 2"lah yang harus minum Panadol karena mungkin otaknya udah bener-bener miring. Walaupun sebenernya menggangu, tapi gue kira kalau kita memang enjoy sama filmnya, kita gak perlu menjejalkan sepatu kita buat anak-anak tadi. Mungkin beda ceritanya kalau kita nonton dibioskop sambil nembak cewek! Percaya deh, kalian gak bakal tau jalan cerita suatu film kalau nonton sambil nembak, Ehem!

Oke, bek tu de topik..

So, what do I think about the movie? As expected.
Toy Story 3 is damn near perfect. As Pixar always do.

(Film ini terasa hampir sempurna buat gue pribadi)

Pixar punya itu, mereka do it the Pixar way: with heart and humor. Kalau kita melihat lagi ke belakang kita bisa tahu kalau film Wall-E lah yang menjadikan Pixar "naik kelas" kemudian mereka berhasil mengalahkan apa yang telah mereka buat sendiri dengan film mereka yang lain: Up!. Dalam film Toy Story 3 ini kita akan mendapati tentang betapa pahitnya sebuah perpisahan, terbuang, dan diabaikan. Digambarkan bagaimana mainan-mainan plastik ini akan dibuang oleh pemiliknya yang lama karena tidak lagi digunakan, dan pada akhirnya mainan yang awalnya begitu disayang dan selalu dimainkan pun hanya akan menjadi sebuah sampah yang tidak ada artinya lagi.

Yah mungkin itu juga berlaku dalam kehidupan nyata, bagaimana seorang yang tadinya bersama akhirnya harus mengalami sebuah perpisahan (Entah itu putus pacar, perceraian ataupun sebuah kematian). Yah mungkin benar yang dikatakan oleh "Lotso" (sebuah boneka beruang dalam film Toy Story 3), No owner, No heart break. Artinya jika kita memang gak pernah memiliki atau dimiliki siapapun mungkin gak akan pernah ada rasa sakit yang dalam seperti saat kita mengalami sebuah perpisahan. Apakah itu berarti kita gak boleh memiliki apa-apa supaya kita gak pernah merasa kehilangan? Apakah ada orang egois yang hanya menginginkan sesuatu tapi gak pernah mau kehilangan? Yap, kadang kita memang harus menerima dengan rasa bahagia sebuah kehilangan atau perpisahan dengan sesuatu yang amat kita cintai (benda ataupun orang). Tapi rasanya berbeda dengan gagal memiliki (Penulisnya curhat nih).

***

Lah, kan jadi gak jelas deh gue nulis apaan.. Oke memang gue sulit buat fokus akhir-akhir ini gue gak tau kenapa, entah kenapa hal-hal kecil bisa menjadi sesuatu yang sangat besar dalam diri gue, padahal menurut orang mungkin hal itu bisa aja sepele. Bisa ngebuat gue kecewa, dan gue gak pernah ngerti kenapa kekecewaan ini bisa berubah seperti kanker yang menyebar dan menggerogoti perasaan gue sendiri… lama-lama ngebunuh dari dalam… lalu mati.

Umm oke deh sekian dulu kelabilan dari gue, pokoknya inget! no smoking. Inget bentar lagi Ramadhan, bagi kalian yang suka maling sendal kalo sholat jum'at, tinggalkan kebiasaan itu.

Well, ummm..
“The goal is not to life forever, but to create something that will.” Hidup terus. Dengan apa pun.

From Neil Gaiman... Actually For You, "Nuri"

Agustus baru aja dimulai, dan kayaknya semesta udah gak berpihak diawal bulan ini.
...dan neil gaiman juga pernah bilang, dia benci cinta.

Sama, gue memiliki perasaan yang sama dengan dia, tentang cinta.

Untuk teman-teman, kali ini akan gue bagi apa yang gue pinjam dari Om Neil (sumpah sok akrab abis). Here goes!

***

"Pernahkah kau jatuh cinta?
Mengerikan bukan?
perasaanmu akan menjadi sangat rentan.

Membuka hati dan dada... Bagaimana mungkin?

Karena itu artinya seseorang bisa saja melompat dan masuk ke sana serta mengacaukan hati dan perasaan di dadamu. Segala apa yang tertumpuk di situ hingga suatu hari membuatmu membangun semua benteng pertahanan, membuatmu mengenakan baju zirah dan meyakinkan diri bahwa tak akan ada seorangpun yang bisa menyakitimu.

Tapi cinta, yang terjadi adalah selalu hal konyol. Karena biasanya, satu orang bodoh, tidak berbeda dari orang satu orang bodoh lainnya. Mereka akan mengembara secara sembrono ke dalam suatu kehidupan bodoh ... hanya bodohnya, kau telah memberinya sepotong kamu. dirimu.

Mereka tidak meminta itu. Mereka hanya melakukan sesuatu yang bodoh pada suatu hari, seperti menciummu atau tersenyum padamu, dan kemudian kau merasa hidupmu tak lagi sendiri.

Cinta membutuhkan sandera. Dan ia mendapatkannya dalam dirimu. Dia memakanmu dan membuatmu menangis dalam kegelapan. Lantas sebuah ungkapan sederhana seperti 'mungkin kita seharusnya hanya berteman' berubah menjadi pecahan kaca yang melukai hatimu begitu tajam.

Sakit.

Tidak hanya dalam imajinasi.
Tidak hanya dalam pikiran.
Itu menyakitkan jiwa
sakit, benar-benar terasa sakit
Dan untuk beberapa waktu, tak ada yang bisa kau rasakan selain rasa itu.

Aku benci cinta."


(Neil Gaiman - Penulis novel Stardust)

Waktu SMA Dia Mirip Sama Gue

4 Hal Yang Salah

Selamat malem semuanya, oke gue belum mati dan gue masih hidup setelah sekian lama gue gak nulis tulisan komedi. Setelah lama gak nulis dengan suasana sepi akhirnya gue bisa kembali nulis ditengah kesunyian yang indah, gue kembali bisa mendapatkan sebuah romantisme yang dalam antara gue dan tulisan gue sendiri, gue kembali bisa bebas menulis apa aja dengan bebas tanpa terikat aturan ini-itu. Jujur gue gak senang kalo harus nulis ditengah keramaian orang, gue lebih memilih menulis sendirian di cafe yang sepi atau mentok-mentok nulis diparkiran mobil, gue sering juga nulis diruang tengah rumah gue dan kalo lagi sial adek gue tiba-tiba keluar kamar layaknya zombie tengah malem yang lagi kelaperan (walaupun berkelakuan zombie, dia sebenernya seekor curut).

***

Oke back to the topic aja yah bra or bro! Mungkin kalo tulisan gue yang kemaren-kemaren rada "keluar jalur" dari gaya penulisan gue oke maafkan gue.

Well, kita semua pernah atau bahkan sering sekali suka sama seseorang, tapi kadang kita gak berhasil mendapatkan mereka. Jangan salahkan pocong melompat jika kalian nembak cewek tapi ditolak, mungkin kalian harus ngeliat lagi kebelakang, disaat kalian masih dalam tahap yang disebut dengan pedekate. Mungkin masih banyak hal-hal lain yang membuat kalian gagal dalam mendapatkan seorang cewek, selain faktor pendekatan yang salah. Ummmm sebagai seekor cowok gue akan membahasnya disini kenapa sih kita sering gagal mendapatkan cewek.


  1. Pendekatan yang salah, kayak yang udah gue bilang diatas tadi tahap pendekatan memang cukup menentukan berhasil atau tidaknya kalian dalam menarik hati wanita "yang diharapkan". Dari info-info yang gue baca emang banyak banget aturan mengenai tahap pedekate ini, ahhh rumit deh kalo kalian bacanya, menurut gue pribadi teori itu gak penting men! yang penting lo coba dan lo praktekin langsung. Perlu diketahui bahwa, mahluk yang namanya cewek itu gemar akan sesuatu yang bersifat misterius, lho. Itulah kenapa banyak cewek yang menjadi pengarang cerita-cerita berbumbu petualangan dan misteri, seperti Agatha Christie atau Enid Blyton. Nah karena mereka suka hal-hal yang berbau "misteri" maka kalian bisa menceritakan kisah-kisah suzanna atau biar terlihat agak "romantis" kalian bisa menceritakan tentang kisah cinta suzanna dengan penjual bakpao yang pernah muncul di salah satu episodenya itu! (kalian kaget kan ternyata mereka pacaran? tenang... gue lebih kaget lagi pas tadi siang nyetel tivi dan ternyata yang nyanyi adalah d'Bagindaz). Nah biar berhasil mendapatkan cewek buatlah mereka nyaman dan tertawa saat dekat dengan anda, kawan.
  2. Mak comblang yang salah, nah ini dia nih pihak "ketiga" yang disatu sisi bisa sangat membantu dalam "proses" mendapatkan hati sang gebetan. Kehadiran mereka juga bisa menjadi penghambat loh, mangkanya kalo kalian memilih seorang mak comblang, kalian harus pandai memilah dan memilih kawan, jangan sampai kalian jadi jomblo mure lagi gara-gara mak comblangnya dongo. Pilihlah orang yang keliatan berpengalaman dalam masalah cinta. Pilihlah orang yang pandai bergosip dan dapat menjadi seorang pendengar yang baik buat anda. Tapi satu hal yang perlu diingat, jangan pilih seorang JOMBLO buat jadi mak comblang anda. Kenapa? Yaiyalah! Orang dianya aja miskin cinta. Carilah orang yang pintar dan enggak miskin-cinta.
  3. Cara Nembak yang salah, Oke kalian udah lama kenal dan udah ngerasa deket banget sama si dia? Siap nembak? Nah gak jarang juga loh walaupun kalian udah pede setengah mampus bakalan diterima, tapi kemungkinan kalian ditolak juga masih ada loh. Semua ini karena cara kalian mengatakannya salah. Gue gak ngerti kenapa, mungkin kalian emang dongo atau kalian emang gak bisa berkata indah saat melakukan penembakan. Ummm mungkin udah rahasia umum juga deh kalo cewek itu suka sebuah pembuktian cinta, nah kalian bisa membuktikan cinta kalian kepada si dia dengan nembak dia dari atas tower-tower BTS terdekat, kalian naekkin deh tower itu terus bentangin tulisan-tulisan romantis kayak: "Aku Cinta Kamuuuuu!!" atau "Tolongin Gue Turun Dongggg!!", kalo mau keren dikit kalian datengin aja rumah dia malem-malem make kuda putih dan say love deh.
  4. FACE yang salah, Ummm sulit deh kalo yang satu ini, emang berat bagi cowok-cowok yang bermuka minus dan mirip homo buat mendapatkan seorang cewek yang cantik dan manis. Emang sih banyak banget sinetron-sinetron di tivi yang menayangkan kisah cewek dan cowok yang "beda kasta". Tapi gue yakin cinta seperti ini gak pernah berlaku di dunia nyata. Kalo kalian emang jelek, gak usah ngarep ketinggian deh! adanya kalian bakal mati berdarah-darah bersama mimpi tolol kalian itu. Saran gue buat orang bermuka minus atau kurang ganteng adalah: Minta dilahirkan kembali.


***

Ummm oke deh sekian dulu post singkat dari gue yang gue tulis malem ini diparkiran, yang paling penting dari semuanya adalah kalian sebagai cowok harus menjadi diri kalian apa adanya dan berani mengatakannya apapun hasilnya, yang lebih penting lagi jangan pernah percaya tulisan yang dibuat oleh seekor jomblo, mereka biasanya sok tau abis dan suka sok pinter.


Inilah contoh seekor jomblo!

TERTAWALAH!

Jual Cepat: Tabung gas 3KG, tangan pertama, kondisi 99%, harga nego. Alasan menjual: belum pengen mati.

Braaahhhk! that's a little joke of mine..

Well agak serius deh kali ini, karena tawa begitu penting, maka segala upaya untuk menghasilkannya seperti: melucu, menyaksikan acara lawak di tv, baca komik lucu, nonton pilem komedi dan sebagainya, tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang main-main, pekerjaan remeh yang tak ada substansinya.

Bahkan seorang Jenghis Khan, si penakluk yang buas, yang hanya gara-gara tehnya terlambat diantar dia akan memancung pelayannya, pun terpana mendengar tawa bening Ogedei, bayinya yang baru lahir. Andai Om Jenghis punya akun twitter, dia pasti sudah membuatnya jadi status: 'Gila, ketawanya Oged bening banget. Lu kudu denger nih guys!' Dan jutaan rakyat yang ditaklukkannya pun dengan terpaksa meng-RT-nya.

***

Kalau orang bijak menyarankan kita untuk sesekali menangis, karena air mata bisa membasuh dan membersihkan sukma, maka orang yang superbijak mengajak kita untuk sering-sering tertawa, karena gelak tawa akan memberi napas baru bagi jiwa. Dengan sukma yang bersih, dan napas baru dalam jiwa, maka tak akan ada lagi perih, kaupun menjadi akrab dengan bahagia.

Tentu saja, tertawalah jika ada alasan yang memadai dan “legal” untuk itu. Tertawa sendiri tanpa sebab, akan membuat keluargamu cemas. Juga sangat tidak terpuji, tertawa karena kesialan dan penderitaan orang lain. Kebahagiaan sejati, mustahil bersumber pada kesedihan orang lain.

Dan untuk membantu jiwa-jiwa yang lelah untuk sejenak bebas dari sergapan kehidupan yang terus memburu, menemani mereka yang mungkin kesepian untuk menepis sunyi yang mencekik. Pada dasarnya, kehidupan memang indah, tetapi pada cabang-cabangnya, ada saja hal-hal menyebalkan. Mencintai memang membuatmu bahagia, namun dalam praktiknya, kadang kita lelah, misalnya ketika si beliau mendadak menjadi rumit, dan mencoba memahaminya sama seperti berusaha membaca buku filsafat berbahasa Latin.

Entah mengapa, saat tertawa, hal-hal yang menyebalkan, masalah yang berkerumun di dalam pikiran itu, dengan sendirinya menyingkir. Tawa memang tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi itu menegaskan bahwa kita tak akan begitu saja kalah.
Ada kawan yang bilang, masalah itu gengsinya tinggi. Kalau kita melupakannya, dia juga akan melupakan kita. Dia juga tak akan datang, kalau kita tidak mengundang. Sebaliknya, semakin kita beri perhatian, semakin dia merasa besar. Dan ketika Anda sampai merasa bahwa masalahmu adalah yang terbesar di dunia, itu berarti dia sudah mengalahkanmu.


Baiklah. Marilah kita tertawa selagi waras, atau nanti ketika segalanya sudah terlambat, kita akan tertawa ketika sudah terlanjur gila. Mumpung masih jadi orang, sempatkanlah terbahak, atau nanti anda cekikikan ketika sudah jadi kuntilanak.